Jumat, 19 Oktober 2018

4.10 mengelola perbaikan pada instalasi software aplikasi


Cara memperbaiki software yg rusak pada aplikasi

1.Analisa Crash Detail

Apabila software tidak bisa beraksi lagi, maka coba aktifkan tools WhatIsHang. Tools ini akan menganalisis, apakah masalahnya terletak pada interface, system, atau software.

 2. Nonaktifkan Program Yang lemot

 Apabila sebuah program hang dalam dan terus menerus loading, maka coba close beberapa applikasi yang sedang di buka, atau dengan kata lain, gunakanlah applikasi yang hanya diperlukan saja.

3. Rutin uninstall Software Software yang sudah tidak terlalu penting

Apabila Anda melihat ada yang salah saat proses uninstall, lebih baik segera gunakan tools IObitUninstaller. Pilih “Uninstall | Advance”, tools ini akan menjalankan routine uninstall seperti biasa, mencari, dan menyingkirkan sisa-sisa file dalam registry maupun hard disk. tandai driver tersebut dan klik “Clean up”. Tools akan menghapus semua file dan entri registry terkait driver sekaligus membuat sebuah backup copy. Apabila perlu, Anda dapat membatalkan penghapusan melalui “Management | Backup Copy”.

4. Close Proses Program Software secara efektif

Coba gunakan AppCrashView apabila anda menemukan sebuah software yang sering Crash. Tools ini secara otomatis akan menganalisis laporan kesalahan Windows dan menampilkan semua crash yang telah terjadi. Klik “Process File” untuk melihat program-program mana saja yang sering crash di dalam sistem. Setelah menggunakan AppCrashView, gunakan tools ProcessKO.

Tools ini akan berjalan secara otomatis dalam taskbar dan ditujukan bagi programmer yang ingin menguji software buatannya sendiri. Oleh karena itu, pengguna diijnkan membuat “Favorites” untuk proses yang dihentikan, yang selanjutnya dapat dimatikan dengan mudah melalui sebuah tombol.

3.10 menganalisis permasalahan pada instalasi software aplikasi




Permasalahan pada instalasi software aplikasi



a) Kesalahan setting konfigurasi jaringan
Kesalahan setting konfigurasi sering terjadi pada kartu jaringan yang menggunakan model ISA karena kita harus menentukan :
  • Alamat port I/O
  • Nomor Interupt
  • Direct Memory Access Request line
  • Buffer memory Address
Berbeda dengan kartu model ISA Kartu jaringan yang menggunakan model PCI tidak perlu mengeset karena secara otomatis telah tersedia.

b) Kesalahan Protocol yang digunakan
Hal ini sering terjadi pada kartu jaringan yang menggunakan slot ISA karena penentuan harus dilakukan secara manual. Apabila kita menggunakan protocol kartu jaringan model PCI hal tersebut jarang terjadi apabila kita telah menginstall driver dengan benar.

c) Kesalahan pengalamatan IP
Setiap komputer dalam suatu jaringan merupakan identifikasi alamat yang unik, sehingga tidak diperbolehkan ada alamat yang sama. IP Address dalam jaringan tidak diperbolehkan sama karena
merupakan identitas untuk masing-masing komputer dalam jaringan untuk komunikasi data, jika terjadi alamat yang sama maka kedua komputer tidak dapat mengakses jaringan karena terjadi perebutan nomor alamat tersebut.

d ) Kesalahan Indentifikasi Client dan server komputer
Penentuan antara komputer server dan komputer client harus jelas untuk jaringan client server, berbeda pada jaringan peer to peer tidak ada penentuan client dan server.

e) Kesalahan Service Network (file and print sharing)
Service network (file and print sharing) yang tidak aktif bisa dikarenakan file and print sharing yang kita hubungi sedang tidak aktif atau kita belum melakukan file and print sharing.

f) Kesalahan Security System
Kesalahan pemasukan password pada saat kita masuk dalam jaringan sehingga kita tidak dapat masuk dalam jaringan karena kesalahan pengamanan (password).

g) Kerusakan file program, sehingga perlu di update
Kerusakan file program yang menyebabkan sistem operasi tidak bisa berjalan atau menyebabkan kartu jaringan tidak dapat bekerja (tidak aktif).

4.9 melakukan perbaikan pada perangkat keras


Cara Perbaikan Hardware komputer Secara Umum
Kerusakan pada Hardware

                              
Kerusakan pada hardware merupakan kerusakan yang bisa dikatakan kerusakan yang serius karena dalam penanganannya cukup sulit untuk dilokalisir sehingga diperlukan keahlian khusus. Namun untuk yang baru belajar dan belum cukup ahli dalam perbaikan hardware komputer, maka  cukup satu modal saja yaitu keberanian untuk mencoba dan jangan takut untuk kesetrum. Untuk perbaikan hadware yang akan saya jelaskan di sini hanya berkisar pada kerusakan yang sering terjadi dan saya hanya akan menjelaskan secara umum saja.
Berikut ini beberapa kerusakan hardware yang sering terjadi
Kerusakan Power Supply

Kerusakan pada power supply biasanya ditandai dengan gejala sebagai berikut.
  • Pada saat dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa dengan kata lain mati total
  • Lampu power, Lampu HDD dan lampu indikator lainnya tidak menyala
  • Kipas power supply tidak berputar
  • Untuk kasus power supply yang setengah rusak biasanya PC berjalan normal namun pada saat PC dipakai kerja berat biasanya PC langsung mati. Atau dalam kasus lain pada mulanya PC normal tidak ada masalah tetapi setelah ditambah hardisk / CD rom, komputer jadi sering mati.
Untuk langkah perbaikannya bisa ikuti langkah sebagai berikut ini.

  1.  Sebelumnya cek dulu kabel power PLN yang menghubungkan power supply komputer dengan jala-jala listrik PLN. Cara dengan menggunakan AVO meter, ukurlah ujung kabel power apakah ada arus listrik yang masuk atau tidak. Jika tidak ada berarti ada kemungkinan kabel power putus. Atau jika tidak ada AVO meter ada bisa menggantinya dengan jabel power yang lain. Jika kabel power dalam keadaan bagus langsung lanjut ke tahap beikutnya.
  2. Periksa apakah power supply apakah masih dalam keadaan normal..? cara pengecekannya sebagai berikut.
  • Cabut semua socket dari power supply yang masuk atau terhubung ke motherboard seperti kabel power yang 24 pin, kabel power atx yang 4 pin, serta kabel lainnya seperti yang terhubung ke HDD (hardisk), DVD Rom, dll.
  • Colokan kabel power listrik PLN ke power supply. Seteleh itu konsletkan kabel power supply yang 24 pin yaitu warna hitam dan warna hijau dengan menggunakan pinset atau paper clip. Perhatikan apakah kipas power supply berputar.
  • Jika kipas power supply berputar, ukurlah tegangan output nya pada setiap kabel sesuai warnanya. Berikut ini besar tegangan pada power supply yang dalam keadaan normal. 
  • Jika semua tegangan output dari power supply dalam keadaan normal tetapi komputer masih tetap mati total, berarti kerusakan ada di motherboard.


Kerusakan  Mother Board

Kerusakan pada motherboard biasanya ditandai dengan gejala sebagai berikut.

  • Komputer mati total meskipun power suppy dalam keadaan bagus
  • Tidak muncul tampilan di monitor.
  • Indikator power dan  HDD menyala atau berkedip tetapi di monitor tidak ada tampilan
  • Tidak ada bunyi beep pada saat komputer dinyalakan
  • Tampilan di monitor ada tetapi stuck di logo motherboard ( logo sesuai motherboard )
  • Komputer bisa booting awal tapi semua perangkat I/O seperti keyboard, mouse dll tidak berfungsi
  • bunyi beep terus-menerus walaupun memory dalam keadaan bagus ( sudah ganti memory )
Untuk langkah perbaikannya saya bagi menjadi beberapa  kategori yaitu sebagai berikut.
Motheboard mati total

  1. lepaskan semua perangkat yang terhubung ke motherboard seperti kabel power listrik, kabel vga, mouse, keyboard, HDD, CD ROM, dsb
  2. Setelah itu bongkar motherboard dari casing. Silahkan bersihkan dengan menggunakan kuas. 
  3. Perhatikan semua komponen pada motherboard seperti Mosfet, IC, dioda apakah ada yang pecah atau terbakar. 
  4. Lakukan penggantian pada komponen yang rusak. 
  5. Menurut saya sebaiknya serahkan pada teknisi mtherboard yang sudah propesional karena biasanya meskipun komponen yang terbakar sudah diganti tidak  menjamin motherboard normal kembali  karena biasanya tidak hanya komponen yang terbakar saja yang rusak. Pada kasus seperti diperlukan pengukuran yang kompleks. Untuk motherboard yang kualitas biasa saya sarankan untuk diganti dengan yang baru kerena biasanya biaya perbaikan motherboard bisa dikatan cukup mahal.
Motehrboard hang error

Biasanya pada kasus ini komputer masih bisa hidup tetapi tidak ada tampilan pada monitor dan tidak ada bunyi pada saat komputer dinyalakan. Untuk mengatasi masalah motherboard yang hang error  bisa ikuti langkah berikut ini.

  1. Cabut kabel power listrik dan  kabel VGA kemudian tekan tombol power  komputer sekitar 20 detik. Setelah itu diamkan sekitar 20 detik lagi. Lalu coba pasang lagi kabel power dan kabel vga, kemudian nyalakan lagi. Apakah komputer sudah normal ? jika belum lanjut ke langkah berikutnya.
  2. Coba lakukan clear CMOS atau reset CMOS. Untuk  reset CMOS terlebih dahulu matikan komputer atau cabut kabel power listrik, kemudian pindahkan jumper yang ada pada motherboard. Setelah jumper dipindahkan, colokan lagi kabel power listrik dan nyalakan komputer. Setelah itu tunggu sampai ada bunyi beep dan kemudian matikan lagi komputernya. Jika tidak ada bunyi beep, tunggu aja sekitar 40 detik kemudian matikan komputer. Setelah itu coba hidupkan lagi komputernya, perhatikan apakah komputer sudah normal...? Untuk posisi jumper bisanya terletak disekitar IC bios.
  3. Perhatikan komponen elco pada moterboard apakah ada yang sudah meletus atau pecah. Biasanya kalau komponen elco sudah banyak yang pecah akan menyebabkan moterboard menjadi error ( tidak menampilkan display di monitor )

Motherboard mengeluarkan bunyi beep tapi tidak ada tampilan di monitor
Gejala yang biasanya muncul pada kasus ini diantaranya sebagai berikut.

  • Speaker pada motherboard mengeluarkan bunyi beep yang terus menerus
  • Tidak ada tampilan di monitor
  • Selalu muncul pesan error di monitor pada saat komputer dinyalakan 
Pada kasus ini bisa disebabkan oleh kerusakan memory, Bios yang error, batre CMOS sudah habis, atau ada kerusakan lain pada hardware. Berikut ini beberapa langkah awal yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya.

  1. Kenali jenis beep yang muncul. Bunyi beep yang muncul menandakan adanya kesalahan pada komputer. Untuk jenis beepnya bisanya berbeda-beda tergantung BIOS ynag digunakan. Berikut ini beberapa jenis beep bedrasarkan jenis BIOS yang digunakan.
    • AWARD BIOS :
      • 1 beep pendek → PC dalam keadaan baik
      • 1 beep panjang → Problem di memori
      • 1 beep panjang 2 beep pendek → Kerusakan di modul DRAM parity
      • 1 beep panjang 3 beep pendek → Kerusakan di bagian VGA.
      • Beep terus menerus → Kerusakan di modul memori atau memori video


    • AMI BIOS :
      • 1 beep pendek → DRAM gagal merefresh
      • 2 beep pendek → Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
      • 3 beep pendek → BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama
      • 4 beep pendek → Timer pada sistem gagal bekerja
      • 5 beep pendek → Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
      • 6 beep pendek → Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
      • 7 beep pendek → Video Mode error
      • 8 beep pendek → Tes memori VGA gagal
      • 9 beep pendek → Checksum error ROM BIOS bermasalah
      • 10 beep pendek → CMOS shutdown read/write mengalami errror
      • 11 beep pendek → Chache memori error
      • 1 beep panjang → 3 beep pendek Conventional/Extended memori rusak
      • 1 beep panjang → 8 beep pendek Tes tampilan gambar gagal


    • IBM BIOS :
      • Tidak ada beep → Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
      • 1 beep pendek → Normal POST dan PC dalam keadaan baik
      • Beep terus menerus → Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
      • Beep pendek berulang-ulang → Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
      • 1 beep panjang 1 beep pendek → Masalah Motherboard
      • 1 beep panjang 2 beep pendek → Masalah bagian VGA Card (mono)
      • 1 beep panjang 3 beep pendek → Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
      • 3 beep panjang → Keyboard error
      • 1 beep, blank monitor → VGA card sirkuit

PHOENIX BIOS :
Kode beep pada Phoenix BIOS sedikit berbeda dengan bunyi beep pada type BIOS lainnya. Pada PHOENIX serangkaian beep akan dipisahkan oleh jeda, jadi tidak menurut panjang atau pendeknya, misalnya : beep - beep beep - beep - beep beep akan menjadi 1-2-1-2
    • 1-1-4-1 → Kesalahan Cache (Level 2)
    • 1-2-2-3 → ROM BIOS Checksum
    • 1-3-1-1 → DRAM Segarkan Uji
    • 1-3-1-3 → Keyboard kontroler uji
    • 1-3-4-1 → RAM Kegagalan pada baris alamat xxxx (cek memori)
    • 1-3-4-3 → RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte rendah dari bus memori
    • 1-4-1-1 → RAM Kegagalan pada xxxx bit data byte tinggi dari bus memori
    • 2-1-2-3 → ROM pemberitahuan hak cipta
    • 2-2-3-1 → Test untuk interupsi tak terduga
    • 1-1-4 → BIOS rusak
    • 1-2-1 → Motherboard rusak
    • 1-3-1 → Masalah RAM, RAM tidak terpasang dengan baik
    • 3-1-1 → Motherboard Rusak
    • 3-3-4 → Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan baik

  1. Untuk mengatasi error karena memory, Sebelumnya coba dulu buka memory dari slotnya terus bersihkan pinnya dengan menggunakan penghapus kemudian pasang kembali seperti semula. Jika tidak ada perubahan, coba ganti dengan memory yang lain yang sesuai. 
  2. Coba lakukan Update BIOS. Hati-hati dalam Update Bios, jika keliru memilih versi Bios, PC tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS. Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

Kerusakan Pada Harddisk

Biasanya kerusakan pada hardisk ditandai dengan gejala yaitu kinerja komputer yang lambat, sering restart, tidak bisa masuk BIOS, tidak bisa masuk sistem dan banyak lagi. Berikut ini beberapa solusi yang bisa kita lakukan untuk mengatsinya.

  • Jika Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan “Operating system not found”. maka cobalah cara ini :
  1.  Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya. 
  2. Coba cek di bios apakah hardisk terdeteksi ? Jika terdeteksi tetapi tidak bisa masuk sistem ada kemungkina sstem rusak. Coba lakukan instal ulang sistem operasinya.
  3. Hardisk bad sector, Untuk mengatsinya bisa dikali dengan menggunakan software khusus untuk repair hardisk misalnya hiren boot cd , HDD Regenerator, dan banyak lagi

Kerusakan CD/DVD/ROM/RW
Gejala yang muncul pada kerusakan komponen ini biasa ditemui:

  • Tidak terdeteksi di windows
  • Tidak bisa keluar masuk CD
  • Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
  •  Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Untuk cara memperbaikinya bisa diikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Jika CD/DVD ROM tidak terdeteksi, cobalah periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD/DVD ROM, periksa di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
  • Untuk kasus CD tidak bisa keluar pada saat mau dikeluarkan, kemungkinan ada kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor. Coba bongkar CD/DVD ROM kemudian ganti part yang dicurigai rusak. Untuk part penggantinya harus mencari kanibalan karena tidak ada di pasaran.
  • Jika CD/DVD ROM tidak bisa membaca atau menulis CD/DVD disk, kemungkina ada kerusakan  pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara seting ulang optik tersebut.

Komputer sering hang

Komputer yang sering hang bisanya di pengaruhi oleh banyak faktor, penyebabnya bisa karena ada kerusakan pada hardware ataupun ada masalah pada sistem operasinya misalkan terkena virus, ataupun sistem operasinya yang sudah rusak. Untuk masalah hardware yang biasnya menyebabkan komputer sering hang adalah sebagai berikut.

  • Kondisi hardisk yang sudah mulai rusak atau ada bad sector.
  • Kinerja motherboard yang sudah menurun atau mulai rusak.
  • Kipas processor yang kotor sehingga sirkulasi udara terhambat dan menyebabkan processor over heat.
  • Tegangan power supply yang tidak stabil 
  • Space hardis yang digunakan sistem operasi sudah penuh
  • RAM atau memori yang terlalu kecil
  • Dan banyak lagi penyebab lainnya.

3.9 menganalisis permasalahan pada perangkat keras


1.Komputer reboot sendiri, bahkan mati
Masalah ini sering terjadi pada komputer kita yang disebabkan oleh masalah pada perangkat kerasnya. Terutama processor yang overhat atau terlampau panas. Panas berlebihnya processor ini biasa disebabkan oleh kinerja kipas pendingan yang kurang maksimal, atau juga termal pasta pada processor sudah mengering.
2. Mengeluarkan bunyi beep
Bunyi beep ini biasanya terdengar ketika pertama kali kita menyalakan komputer. Bunyi beep ini biasanya terdengar apabila terjadi kesalahan pada salah satu hardware yang terpasang pada komputer.  Namun perlu diingat, tidak semua beep itu berarti terdapat masalah, karena ada beberapa BIOS yang memang mengeluarkan bunyi beep sekali pada saat awal booting, dan itu menandakan komputer normal.

3. CPU menyala, tetapi monitor tidak menampilkan apapun
Masalah ini umumnya terjadi akibat RAM yang tidak terdeteksi sempurna. Karena fungsi sebuah RAM adalah sebagai penyimpanan sementara (menyimpan proses yang berjalan), jadi jika RAM tersebut bermasalah maka tidak ada perangkat yang bisa menyimpan proses yang sedang berjalan, sehingga tidak ada yang bisa ditampilkan pada monitor.
Selain RAM, bisa juga karena kabel VGA yang terhubung ke monitor tidak tersambung dengan baik. Apabila Anda menggunakan VGA Card, maka tidak perlu lagi menhubungkan kebel VGA melalui port VGA onboard yang ada di motherboard.
4. Komputer mati total
Pada kondisi mati total ini, biasanya berhubungan dengan arus listrik, apa komputer mendapat suplly arus listrik atau tidak. Sehingga apabila komputer tidak mendapat suply listrik, maka bisa dipastikan komputer tidak akan pernah menyala. Anda bisa melakukan pengecekan mulai dari kabel power yang mengarah ke sumber listrik, power suply, atau bahkan kabel-kabel front panel-nya. Apabila tidak ada masalah pada suply listrik, bisa dipastikan motherboard yang bermasalah.
5. Komputer sering HANG
Biasanya kondisi komputer yang HANG ini disebabkan oleh tingginya data yang diproses tanpa mengimbangi kemampuan processor dan memory RAM dalam mem-buffer atau menampung sementara data yang diproses. Karena RAM memiliki kapasitas yang terbatas, maka semakin banyak aplikasi dijalankan maka kapasitas RAM tersebut akan semakin berkurang dan habis. Nah pada kondisi ini, komputer akan mengalami HANG karena tidak kuat menjalankan perintah yang sedang dieksekusi.
6. Blue Screen
Biasanya komputer yang mengalami Blue Screen ini akan disusul restart dengan sendirinya. Biasanya keadaan ini disebabkan kesalahan pada perangkat kerasnya, software driver yang terinstall, bahkan bisa disebabkan oleh virus.
7. Browser home page, default search engine, dan default browser berubah sendiri
Penyebab dari masalah ini adalah ketika kita menginstall aplikasi secara sadar maupun tidak sadar. Yang paling sering terjadi yaitu, ketika kita sedang mengakses sebuah website yang banyak iklan berupa pop-up, dan kita tidak sengaja meng-kliknya, sehingga tanpa kita sadari kita telah menginstal sebuah program yang bisa mengubah tampilan hompage, dan default search engine.
Selain dari internet, hal ini juga bisa disebabkan saat kita sedang menginstal aplikasi, kemudian aplikasi tersebut menyarankan untuk menginstal toolbar pada web browser kita.
8. Tidak bisa terhubung dengan jaringan
Pada kondisi ini, komputer kita sama sekali tidak bisa terhubung dengan komputer lain pada sebuah jaringan. Komputer yang tidak bisa konek ke jaringan disebabkan oleh karena :
·         Tidak adanya kartu jaringan atau NIC pada komputer tersebut. 
·         Konfigurasi setting IP address yang salah atau tidak sesuai.
·         Adanya kerusakan pada NIC atau media penghubung seperti kabel atau wireless. 

9. Komputer bisa menyala, tetapi tidak bisa masuk ke sistem operasi
Masalah ini bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu hardware dan software. Karena ini berhubungan dengan sistem operasi, hardware yang sangat riskan untuk masalah ini adalah harddisk. Karena di harddisk inilah sistem operasi tersebut tersimpan, jadi apabila hardisk tidak terpasang dengan baik, kita tidak akan pernah bisa menggunakan sistem operasi yang ada.
Selain dari hardware, masalah ini juga bisa terjadi dari sistem yang bermasalah, seperti hilangnya file-file yang penting dalam sistem operasi tersebut, virus, atau bahkan terformatnya partisi dimana sistem operasi tersebut terinstal.
10. Tidak bisa online di internet
Ada beberapa hal utama yang menyebabkan masalah tersebut, yaitu:
·         Tidak adanya koneksi internet. 
·         Tidak terkoneksinya komputer kita ke jaringan komputer
·         Komputer kita diblok untuk mengakses internet
·         Konfigurasi dari browser setting yang kurang atau salah 

4.8 melakukan perawatan perangkat keras komputer

Langkah-langkah perawatan hardware PC/Laptop

a.       Mouse
1.                   Jauhkan mouse anda dari benda cair yang mudah jatuh Cara yang pertama ini mungkin ada keterkaitan dengan kebiasaan anda. Bagi kebanyakan orang yang senang online mungkin tidak asing lagi dengan hal ini. Biasanya bila orang yang senang online selalu tidak luput dari makanan ringan ataupun minuman seperti snack, gorengan, teh, kopi, mie rebus, dll. Bila anda termasuk orang yang mempunyai kebiasaan seperti itu, maka mulai saat ini jangan biasakan meletakkan benda-benda cair di dekat laptop atau mouse anda. Karena jika benda cair itu tumpah maka akan membuat alat alat elektronik anda menjadi bermasalah.
2.                   Pastikan tangan anda kering sebelum memegang mouse. Bila tangan anda sedang basah, alangkah baiknya terlebih dahulu anda keringkan sebelum anda memegang mouse. Hal ini dimaksudkan agar mouse tidak terkena rembesan air pada tangan anda.pada saat anda memegang mouse.

3.                  Saat anda mengklik mouse, usahakan jangan terlalu kasar Kebiasaan inilah yang paling sering merusak mouse.Hal seperti ini kerap terjadi ketika seseorang sedang marah atau kesal terhadap koneksi yang lambat atau komputer berat, biasanya kerap mengklik mouse dengan kasar atau bahkan membanting mouse. Bila anda menginginkan mouse anda tahan lama dan awet, jangan pernah lakukan hal seperti itu.

4.                   Gunakanlah mouse pad Sebaiknya anda selalu menggunakan alas untuk mouse (Mouse pad) saat anda bekerja, hal ini dimaksudkan agar mouse anda selalu terjaga kebersihannya. Bila anda menggunakan mouse optik, usahakan jangan menggunakan alas yang mengkilap.
5.                   Gunakan Joystick ketika bermain game Bila anda senang bermain game, sebaiknya anda membeli joystick untuk bermain. Jangan anda gunakan mouse untuk bermain, karena mouse fungsinya bukanlah untuk bermain game. Dengan begitu anda tidak perlu menggunakan mouse untuk bermain game, bila anda menggunakan mouse maka akan merusak mouse anda.
6.                   Perhatikan Kebersihan Optik Mouse Anda Sebaiknya anda rutin membersihkan optic mouse anda. Anda dapat membersihkan tiap 1 bulan sekali atau 2 bulan sekali dengan menggunakan alcohol atau cutton bud.
7.                   Pastikanlah kabel mouse anda aman Selalu cek dan perhatikanlah mouse anda. Jangan sampai kabel mouse anda tidak terjepit meja komputer.
b.      Keyboard
1.            Seminggu sekali bersihkan keyboard dan tombol-tombolnya dari debu menggunakan kuas atau penyedot debu, saya sih biasanya suka menjemurnya juga barang beberapa menit setelah dibersihkan, supaya kuman-kumannya mati, soalnya katanya keyboard ini merupakan salah satu tempat favorit kuman-kuman berkumpul. 

c.       Casing
1.                   Tempatkan casing komputer dan monitor komputer di sebuah meja yang kokoh alias tidak bergoyang-goyang. 
2.                   Usahakan agar ruangan tempat kalian menyimpan komputer bebas dari debu atau selalu dalam keadaan bersih, karena casing komputer memiliki beberapa fan atau kipas yang berfungsi untuk menyedot udara segar dari luar, yang tentunya otomatis debu-debu halus pun ikut tersedot jika ruangannya kotor. 
3.                   Sekitar 6 bulan sekali atau 1 tahun sekali, buka casing komputer dan bersihkan semua komponen-komponennya dari debu menggunakan penyedot debu atau bisa juga menggunakan kuas halus, terutama debu-debu yang menumpuk di dalam fan dan heatsink. 
d.      HeatSing
e.      Power Supply
f.        Matherboard
g.       Prosesor
1.                   Pastikan sebelum membuka hardisk,ruangan stril dari debu
2.                   Persiapkan alat dan bahan yang diperlukan seperti kuas,penyedot debu,obeng,dll
3.                   Cek dan pastikan kondisi pheriferal semua dalam kondisi baik dan benar keadaannya
4.                   Lepaskan heat sink fan dan prosesor dari tempatnya
5.                   Bersihkan heatsink meenggunakan penyedot debu
6.                   Bersihkan fan dari debu dan ingat jangan sampai kipas fan ikut berputar
7.                   Bersihkan atas prosesor dari debu dan kotoran
8.                   Pasang kembali prosesor dan olesakan thempral paste (pasta) pada prosesor
9.                   Pasang kembali heatsink seperti semula lalu cek sudah PC kalian

h.      RAM
1.                   Jangan terlalu sering membongkar pasang beberapa komponen seperti RAM dan video card, kedua komponen ini berdasarkan pengalaman saya sering bermasalah jika terlalu sering dibongkar pasang, suka tidak ter-detect pada saat komputer dinyalakan, mungkin slotnya jadi longgar atau lempengan-lempengan tembaganya terkikis karena keseringan dibongkar pasang. 
2.                   Hal pertama yang harus dilakukan dalam membersihkan RAM adalah mengeluarkannya dari PC anda yang sebelumnya sudah tidak terhubung dengan aliran listrik. Kemudian siapkan kuas lembut dan kertas. Bagian pertama yang harus anda bersihkan adalah benkRAM atau tempat melekatnya memori. Bersihkan dengan menggunakan kuas. Untuk RAM yang tidak terbaca atau hanya dapat dibaca sebagian saja bisa menggunakan penghapus pensil. Pada bagian tembaga yang menempel dengan motherboard sebaiknya juga dibersihkan, apalagi bila terlihat ada karat di sana. Nah, sekarang RAM anda telah bersih dan bisa dipasang kembali ke PC. Untuk mengetahui hasilnya bisa menghidupkan PC anda.
i.        Hardisk
1.                   Installlah sebuah antivirus untuk berjaga jaga apabila nantinya ada virus yang menyerang dan merusak data anda..kalo bisa antivirusnya harus rutin di update..liat daftar anti virus terbaru disini
2.                   Usahakan untuk selalu melakukan backup data yang penting.
3.                   Gunakan scandisk untuk mengecek apakah ada batsector didalam harddisk.
4.                   selalu lakukan Defragment 2 minggu sekali agar data data didalam harddisk selalu tersusun rapi.
5.                   Gunakan Software pihak ketiga untuk membersihkan junk file,duplikat file,dan recycle byn..anda bisa menggunakan System Cleaner
6.                   Jangan terlalu sering mencabut dan memasang kembali harddisk kedalam CPU..karena Harddisk sangat sensitiv.jika terkena goncangan,maka data data didalam harddisk terancam hilang.
7.                   jangan menyimpan data terlampau banyak.maksudnya jangan sampai free harddisk sampe tinggal beberapa kylobyte..tapi berilah ruang sedikit agar harddisk tidak terlalu sesak setidaknya sisakan sekitar 20 MB..apabila anda menggunakan OS Windows biasanya akan muncul warning jika harddisk kita terlampau penuh.
8.                   uninstall program program yang tidak berguna agar tidak memberatkan harddisk
9.                   Pakailah UPS atau Stavolt..Gunanya jika kita menggunakan UPS adalah apabila sewaktu kita sedang menggunakan komputer tiba tiba listrik padam,komputer tidak akan langsung mati.jadi kita bisa menyimpan dulu data baru dimatikan.Komputer yang tiba tiba mati tanpa di shutdown terlebih dahulu akan membuat harddisk cepat rusak.
10.               ventilasi yang cukup..jangan meletakkan CPU ditempat yang terlalu sesak atau sempit..karena bisa membuat udara tidak bisa keluar sehingga menyebabkan harddisk menjadi cepat panas.Jadi sebaiknya pilih CPU yang memiliki banyak kipas dan tempatkan ditempat yang agak luas..

j.        Monitor
1.                   Seminggu sekali membersihkan layar monitor agar selalu terlihat kinclong dan sedap dipandang mata.
2.                   Siapkan perlengkapan bersih-bersih, yaitu kain halus/ tissue, kuas, sikat lembut dan cairan pembersih.
3.                   Pastikan komputer dalam keadaan mati dan putuskan setiap daya yang tersambung ke aliran listrik. Lepas kabel power supply dan koneksi ke CPU, kabel koneksi USB, Ethernet dan kabel lainnya.
4.                   Proses pengelapan dengan kain halus atau tissue dilakukan secara perlahan dan dengan gerakan searah agar tidak terjadi goresan halus dipermukaannya.
5.                   Jangan meletakkan monitor dekat dengan barang-barang elektronik yang memiliki kecenderungan menghasilkan medan elektromagnetik yang besar seperti televisi, speaker, tape dan lainnya karena akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang menggangu tampilan layar monitor itu sendiri.
6.                   Jangan meletakkan monitor terpapar sinar matahari langsung.
7.                   Bagian pinggir monitor dapat dibersihkan dengan pembersih serbaguna (umumnya berbahan dasar silicon) namun hati-hati agar tidak sampai terkena layar monitor itu sendiri
k.       DVD Drive

10 Jenis Masalah Yang Sering Terjadi Pada Komputer beserta Solusi Mengatasinyanya

10 Jenis Masalah Yang Sering Terjadi Pada Komputer beserta Solusi Mengatasinyanya 1.      Keyboard tidak terdeteksi oleh PC Penyeb...